I. DASAR PENYELENGGARAAN

Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang menimbulkan masalah yang sangat kompleks. Masalah yang dimaksud bukan hanya dari segi medis tetapi meluas sampai masalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional.

Penyakit kusta pada umumnya terdapat di negara – negara yang sedang berkembang sebagai akibat keterbatasan kemampuan Negara tersebut dalam memberikan pelayanan yang memadai dalam bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan social ekonomi pada masyaraakat.

Berdasarkan data kasus kusta di Kabupaten Kayong Utara pada tahun 2009 terdapaat 6 kasus kusta ( CDR : 6 per 100.000, RFT : 83,3 % dan Prevalensi sebesar 0,6 per 10.000 ) dan sampai dengan bulan November tahun 2010, penemuan kasus kusta sebanyak 14 penderita dari 3 Puskesmas, dengan CDR sebesar 14,12 per 100.000 dan Prevalensi sebesar 1,41 per 10.000, dari data tersebut menunjukan Kabupaten Kayong Utara pada tahun 2010 ini, termasuk daerah endemis tinggi ( PR > 1 / 10.000 )

Tingginya kasus kusta di Kabupaten Kayong Utara tahun 2010 perlu adanya akselerasi kegiatan dengan perencanaan pelayanan kesehatan terpadu, penyuluhan yang intensif dan penemuan penderita secara aktif oleh petugas Puskesmas maupun Kabupaten. Untuk itu, peningkatan pengetahuan Pengelola Kusta di Puskesmas dalam mendiagnosis dan memberi terapi/pengobatan perlu ditingkatkan sehingga cakupan penemuan penderita dapat lebih di tingkatkan dan kebijakan program dalam upaya memutus mata rantai penularan penyakit dapat tercapai.

II. T U J U A N

a.    Tujuan Umum

        Meningkatkan pengetahuan petugas tentang tatalaksana kasus kusta.

b.    Tujuan Khusus

         –      Meningkatkan pengetahuan petugas tentang kebijakan program P2 Kusta.

         –      Meningkatkan pengetahuan petugas tentang epidemiologi penyakit kusta.

        –       Meningkatkan pengetahuan pengobatan yg adekuat sehingga tercapai angka kesembuhan (RFT Rate) > 90 %

        –       Mengintensifkan penemuan penderita dan diagnosis pada penderita kusta.

        –      Meningkatkan pengetahuan tentang perawatan & pelayanan rehabilitasi yg tepat pd penyandang cacat kusta.

        –      Memperkuat sistim pencatatan dan pelaporan

III. PESERTA

Peserta adalah Dokter & Pengelola Program P2 Kusta Puskesmas se- Kabupaten Kayong Utara sebanyak 14 orang.

IV. MATERI PELATIHAN

Materi yang akan diberikan pada pelatihan ini adalah sebagai berikut :

a.    Kebijakan Program P2 Kusta dan Pengendalian Penyakit Kusta

b.    Epidemiologi Penyakit Kusta

c.    Penemuan Penderita Kusta ( Case Finding )

d.    Diagnosis dan Klasifikasi Penyakit Kusta

e.    Pengobatan, Pengendalian dan Pemantauan Pengobatan Pada Penderita Kusta.

f.     Pencegahan Cacat dan Perawatan Diri

g.    Penanganan Penderita Reaksi

h.    Promosi Pengendalian Penyakit Kusta

i.      Monitoring dan Evaluasi Program P2 Kusta.

j.      Praktek Lapangan

V.      M E T O D E

1.    Ceramah

2.    Diskusi.

3.    Praktek.

4.    Praktek Kerja Lapangan

5.    Tanya jawab

VI.     NARASUMBER

Nara sumber dalam pelatihan ini adalah Subdin P2 Kusta dan Frambusia Dirjen P2ML Kementrian Kesehatan RI.

VII.    PENYELENGGARA

Penyelenggara Pelatihan Tatalaksana Kusta bagi Dokter dan Pengelola Program P2 Kasus Puskesmas Se- Kabupaten Kayong Utara tahun 2010 adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara, Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Seksi Pemberantasan Penyakit Menular.

VIII.   TEMPAT DAN WAKTU

Tempat pelaksanaan pelatihan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara jalan Bhayangkara Sukadana Kab. Kayong Utara Prop. Kalimantan Barat.

Waktu pelaksanaan Pelatihan dilaksanakan selama 6 ( Enam ) hari dimulai pada tanggal 19 – 25 November 2010.

IX.     PEMBIAYAAN

Biaya penyelenggaraan Pertemuan ini dianggarkan pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah ( DPA SKPD ) Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara Tahun Anggaran 2010.

threez_boss@yahoo.com

Iklan